Kiluan  Negeri adalah salah satu pekon yang ada di Kec. Kelumbayan Kab. Tanggamus Lampung. Memiliki jumlah penduduk berkisar 1.732 Jiwa di tahun 2020, serta memiliki potensi alam yang sangat melimpah terutama jika digunakan untuk pengembangan wisata, sangat setrategis dalam pengembangan segala wahana permainan baik dari pesona laut maupun pesona gunung yang memiliki nilai eksotis tersendiri.

Potensi ini ternyata memiliki nilai tersendiri bagi Bapak H. Thomas Azis  Riska seorang pengusaha wisata asal Lampung tentang Kiluan pada  Sabtu (12/09/2020 ) beliau menyempatkan untuk berkunjung ke Kiluan dengan di dampingi oleh Kajati Lampung Bapak Dr. Heffinur, S.H., M.Hum, untuk meninjau potensi Wisata Pekon Kiluan Negeri  yang sudah populer dengan  keunggulan Dolpin (lumb-lumba) dalam jumlah yang sangat banyak dan dapat di jumpai di setiap saat, Pulau Kelapa, tempat bertelur penyu dan mempunyai sport wisata yang sangat banyak sehingga harus dapat mengoptimalkan potensi yang ada untuk kemajuan Perkembangan Pekon Kiluan Negeri  ujar beliau dalam kesempatan bincang- bincang dengan kepla Pekon dan waga Kiluan.

Melihat perkembangan  Wisata Teluk Kiluan yang sangat menurun karena dampak dari lockdown membuat semua tempat wisata harus kembali berinovasi dalam mengoptimalkan potensi dalam situasi New Normal, dalam memenuhi kebutuhan pengunjung maka Pekon Kiluan Negeri mengagap penting untuk adanya sumberdaya yang dapat menimbulkan rasa senang, indah, nyaman dan bersih, aksesbilitas yang tinggi untuk dapat mengunjunginya, ciri khusus/spesifikasi yang bersifat langka, sarana dan prasarana penunjang untuk melayani para wisatawan yang hadir, Objek wisata budaya mempunyai daya tarik tinggi karena memiliki nilai khusus dalam bentuk atraksi kesenian, upacara-upacara adat, nilai luhur yang terkandung dalam suatu objek buah karya manusia pada masa lampau dan Kelayakan Finansial.

Dalam pengembangan wisata secara berkesinambungan maka masyarakat harus berperan penting di berbagai usaha untuk melengkapi atau meningkatkan fasilitas dan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat untuk dapat beperan aktif dalam

  1. Atraksi Wisata

Atraksi merupakan daya tarik wisatawan untuk berlibur.Atraksi yang diidentifikasikan (sumber daya alam, sumber daya manusia, budaya, dan sebagainya) perlu dikembangkan untuk menjadi atraksi wisata. Tanpa aktraksi wisata, tidak ada perisitiwa, bagian utama lain tidak akan diperlukan.

  1. Promosi dan Pemasaran

Promosi merupakan suatu rancangan untuk memperkenalkan atraksi wisata yang ditawarkan dan cara bagaimana atraksi dapat dikunjungi. Untuk perencanaan, promosi merupakan bagian penting.

  1. Pasar Wisata (Mayarakat pengirim wisata)

Pasar wisata merupakan bagian penting.Walaupun untuk perencanaan belum/ tidak diperlukan suatu riset lengkap dan mendalam, namun informasi mengenai trend pelaku, keinginan, kebutuhan, asal, motivasi, dan sebaganya dan wisatawan perlu dikumpulkan dari mereka yang berlibur.

  1. Transportasi

Pendapatan dan keinginan wisatawan adalah berbeda dengan pendapat penyuplai transportasi. Transportasi mempunyai dampak besar terhadap volume dan lokasi pengembangan pariwisata.

  1. Masyarakat/penyedia Penginapan

Penerima Wisatawan yang Menyediakan Akomodasi dan Pelayanan Jasa Pendukung Wisata (fasilitas dan pelayanan).

Sumber Berita https://www.desapedia.id/membanggakan-ammdes-yang-dikembangkan-era-menperin-airlangga-hartarto-menembus-pasar-dunia/

Artikel Terkait